Sabtu lalu (19 Juni 2010) saya bersama suami dan adik rekreasi ke kota Malang. Selama 2 hari (19-20 Juni) kami ikut menyaksikan Kontes Robot Indonesia di UMM DOME. Ini pengalaman pertamaku nonton kontes robot. Awalnya sih saya tidak mau ikut, tapi suami setengah memaksa, ya sudahlah akhirnya saya ikut juga, dan ternyata keputusan saya itu sangat tidak saya sesali🙂 . Begitu masuk UMM Dome, suasana meriah sudah bisa kami rasakan dengan adanya suporter-suporter masing-masing Tim Robot yang ikut bertanding. Meriah banget! Kayak Afrika Selatan pindah ke UMM saja. Bahkan semakin lama semakin menjadi-jadi saja itu suporter. Paling rame ya suporternya UGM (Tim Robot Garuda) yang berseragam merah, dan suporternya PENS (kayak-kayak seisi PENS dibawa ke UMM semua deh😛 ). Dan yang paling unik, sampai-sampai kamera utama acara itu pun menyorot, adalah suporternya PENS yang memakai kostum Mummy yang dipajang di barisan depan sambil jingkrak-jingkrak. Lucu deh!

Hari pertama kami duduk di lantai 2 bersama para penonton lain. Alhamdulillah saya sempat merekam beberapa pertandingan dan mengambil beberapa foto. Untuk videonya harap maklum jika ada ‘suara-suara aneh’😛 karena saya dan suami juga ikut komentar.  Pagi itu (19 Juni) acara dibuka oleh Mendiknas, Prof Ir. Mohammad Nuh, DEA. Beliau menyampaikan bahwa pemenang kontes kali ini akan mendapatkan penghargaan piala, sertifikat, uang pembinaan, dan beasiswa S2 bagi juara pertama masing-masing kategori, yang meliputi biaya pendidikan dan biaya hidup. Setelah itu acara resmi dibuka oleh Mendiknas dengan membunyikan sirine disusul dengan tampilnya robot mini yang cantik, “Dewi Sekartaji”, yang menari dan membentangkan banner “Selamat Bertanding”. Sebelum pertandingan dimulai, ada penampilan dari mahasiswi kedokteran UMM berupa Tari Saman Robot (unik lho!🙂 ).

Kontes ini dihadiri oleh beberapa ‘orang penting’ yaitu: Direktur Jenderal PendidikanTinggi Kemdiknas Djoko Santoso, Direktur Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat Ditjen Dikti Kemdiknas Suryo Hapsoro Tri Utomo, Rektor UMM Muhadjir Effendy, dan beberapa rektor perguruan tinggi lain. Kontes dibagi dalam 4 kriteria, yaitu: KRI (Kontes Robot Indonesia),  KRCI (Kontes Robot Cerdas Indonesia) Beroda, KRCI Divisi Berkaki, KRCI Divisi Battle dan KRSI (Kontes Robot Seni indonesia). Setelah saya hitung sewaktu semua perwakilan perguruan tinggi yang turut bertanding dipanggil satu per satu ke panggung, ada 53 perguruan tinggi yang mengikuti kontes ini. Dari 53 perguruan tinggi tersebut ada 96 tim yang akan bertanding (24 tim KRI, 17 tim KRCI beroda, 15 KRCI Divisi Berkaki, 24 tim KRCI Divisi Battle dan 16 tim peserta KRSI).

Kontes ini ada 3 kriteria dengan masing-masing tema sebagai berikut:

  • KRI — “Bersama Membangun Candi Prambanan”
  • KRCI — “Robot Cerdas Pemadam Api” dan “Robot Cerdas pemain Bola”
  • KRSI — “Robot Penari Pendhet”

Dalam kontes ini ada 10 orang juri dan 12 orang(kalo tidak salah hitung) wasit dari berbagai perguruan tinggi. Daftar juri secara detail silakan lihat disini. Sedangkan untuk wasitnya sebagian besar dari UMM.

Arena Kontes Robot Indonesia 2010 di UMM DOME

KRI

Okelah, sekarang mulailah pertandingannya. Pertandingan yang paling seru menurut saya, yaitu KRI. Robot harus beradu kecepatan untuk menyusun balok menyerupai piramida dalam waktu 3 menit ke dalam 3 zona: Khufu, Khafraa, dan Mankaura. Robot yang tercepat dan terbanyak menyusun balok-balok itu dinyatakan sebagai pemenangnya. Namun jika robot dapat menyelesaikan bangunan candi secara sempurna otomatis tim dinyatakan sebagai pemenangnya, yang biasa disebut PHARAOH (istilah kemenangan mutlak,red). Selama 2 hari pertandingan hanya robot PENS yang mampu mencapai posisi PHARAOH (http://www.umm.web.id). Pertandingan berlangsung sebagai berikut:

  • Yang pertama bertanding adalah tim robot F4KUBO (ITS) Vs. NYU SUN 3P (Politeknik Manufaktur Timah), namun sayang saya tidak mencatat berapa skornya, tapi yang jelas tim robot dari ITS menang.
  • Kedua, tim robot AL CASIR (Univ. Islam Sultan Agung) Vs. tim robot RORO JONGGRANG ’10 (UNDIP). Skor: 0-7, dimenangkan Roro Jonggrang (UNDIP). Ketika itu robot Al-Casir mengalami masalah.
  • Ketiga, tim robot BLUE ROCK (Univ. Budi Luhur Jkt) Vs. tim robot GARUDA (UGM). Skor: 9-9. Namun pertandingan dimenangkan oleh tim robot GARUDA karena berhasil menyusun balok di piramida Khafra.
  • Keempat, tim robot KEN AROK (Politeknik Negeri Malang) Vs. NEW_SOON TEAM (Politeknik Negeri Jakarta). Poltek lawan Poltek, berakhir dengan skor 11-2, dimenangkan tim robot Ken Arok (Politeknik Negeri Malang),😀
  • Kelima, tim robot Mio-rEi (PENS) {ini yang ditunggu-tunggu😀 } Vs. Paraikatte (UNHAS). Paraikatte inilah yang nantinya mengalahkan tim robot Brawjaya-ku di perempat final😦 …! Pertandingan berakhir dengan skor 70-33. Angka fantastis! Tentu yang menang tim robot Mio-rEi -nya PENS!😀 rame deh pokoknya di lokasi (termasuk saya😛 ) Untuk rekamannya silakan download disini.
  • Keenam, tim robot ZHAFARUL ’10 (punya tuan rumah alias UMM) Vs. AL FATIH (UII). Skor: 9-3, dimenangkan ZHAFARUL ’10 (UMM).
  • Ketujuh, tim robot MAESTRO-X (UNY) {Nuri, nih kampusmu bertanding! gak anti dukung ta?! Nuri dimana sekarang? i miss u — numpang kirim salam😛 } Vs. FONNA (Politeknik Aceh). Skor: 13-0, dimenangkan tim robot kampusnya temenku, MAESTRO-X (UNY).
  • Kedelapan, ini dia…. tim robot AMRU (Univ. Brawijaya), kampus dimana aku dibesarkan 4 tahun terakhir ini, Vs. O3STAD_11k (STIKOM Surabaya). Skor: 18-7, dimenangkan AMRU (UB) !😀 . Dalam rekamannya, waktu menyusun piramida Mankaura, memori HP penuh jadinya tidak terekam. Di Mankaura, tim robot AMRU berhasil menyusun 1 balok.
  • Pertandingan berikutnya saya tidak menyaksikan. Lelah juga😛

Keesokan harinya (20 Juni), pertandingan dilanjutkan. Kali ini saya, suami, dan adik duduk di lantai 3, bersama barisan suporter-suporter. Saya tadinya tidak tau sedang duduk di kawasan siapa, soalnya di deket2 saya tenang-tenang saja, tidak seperti di kawasan UGM dan PENS🙂 , ternyata, ketika tim robot F4KUBO maju, barulah saya tau, di sekitar saya pada berdiri dan mulai meneriakkan yel-yel. Oo… ternyata saya nimbrung jadi suporter ITS nih ceritanya…hehehe. Nah, ini dia lanjutannya.

Perdelapan final KRI:

  1. F4KUBO (ITS) Vs. BLUE ROCK (Univ. Budi Luhur Jkt). Skor: 21-9, dimenangkan F4KUBO (ITS).
  2. MAT BUILDER ( politeknik Negeri Jember) Vs. NEW_SOON TEAM (Politeknik Negeri Jakarta). Skor: 12-4 (untuk skor ‘4’ ini saya ragu2 karena kurang begitu mendengar sewaktu disebutkan dan di layar belum diralat), dimenangkan MAT BUILDER (Politeknik Negeri Jember).
  3. GARUDA (UGM) Vs. NYU SUN 3P (Politeknik Manufaktur Timah). Skor: 29-9, dimenangkan GARUDA (UGM).
  4. KEN AROK (Politeknik Negeri Malang) Vs. RORO JONGGRANG 2010 (UNDIP). Skor: 13-3, dimenangkan KEN AROK (Politeknik Negeri Malang).
  5. Mio_rEi (PENS) Vs. MAESTRO-X (UNY). Skor: 57-5, dimenangkan (gak usah ditanya lagi…) oleh Mio_rEi (PENS). Videonya silakan didownload disini.
  6. ZHAFARUL ’10 (UMM) Vs. O3STAD_11k (STIKOM Surabaya). Skor: 31-11, dimenangkan ZHAFARUL ’10 (UMM).
  7. ANTS PU (STMIK Potensi Utama) Vs. PARAIKATTE (UNHAS). Skor: 5-9, dimenangkan PARAIKATTE (UNHAS).
  8. Ini dia, , AMRU (Univ. Brawijaya) –Kamu kok tandingnya mesti dapet akhir-akhir to Mru…Mru… Sabar yo rek!– Vs. AL-FATIH (UII). Sempet bingung dukung yang mana coz saya juga ‘alumni’ UII, udah diterima tinggal masuk kuliah, eh SPMB diterima di Brawijaya, cabut deh!. Tapi setelah mengingat saya dibesarkan di UB 4 tahun terakhir ini, jelas saya dukung UB🙂 . Skor: 13-5, dimenangkan AMRU (UB). Amru berhasil memasang 3 balok di lapisan pertama dan 3 balok di apisan kedua pada piramida Khufu, sedangkan di piramida Khafra tidak berhasil memasang satu pun, namun di Mankaura berhasil memasang 1 balok. Kemudian untuk AL-FATIH, berhasil memasang 3 balok di lapisan pertama dan 1 balok di lapisan kedua pada piramida Khufu saja.

Perempat Final KRI:

Ini dia yang saya sesalkan, ketika pertandingan perempat final berlangsung saya menyimak dengan seksama dan mencatat setiap skornya, , tapi…catatan saya hilang entah kemana😦 Alhamdulillah, saya masih ingat siapa pemenangnya (yang dicetak tebal):

  • MAT BUILDER ( Politeknik Negeri Jember) Vs. F4KUBO (ITS)
  • KEN AROK (Politeknik Negeri Malang) Vs. GARUDA (UGM)
  • ZHAFARUL ’10 (UMM) Vs. Mio_rEi (PENS)
  • AMRU (Univ. Brawijaya) Vs. PARAIKATTE (UNHAS)

Nah itulah keempat pemenangnya. Selanjutnya di semifinal (saya tidak melihat pertandingannya), GARUDA melawan F4KUBO, dimenangkan F4KUBO (ITS). Kabarnya waktu itu robot GARUDA mengalami putus kabel kontrol. Sedangkan Mio_rEi melawan Paraikatte, dimenangkan Mio_rEi (PENS)😀 .

Nah di finalnya, saya menyaksikan, GARUDA dan PARAIKATTE bertanding memperebutkan juara III, dan yang berhasil jadi juara III adalah GARUDA (UGM). Sedangkan F4KUBO dan Mio_rEi yang keren-keren (…robotnya lho…) bertanding seru., hingga akhirnya Mio_rEi (PENS) tetap jadi sang juara, dan F4KUBO (ITS) menjadi juara II. Dengan demikian, Mio-rEi dari Politeknik Elektronika Negeri Surabaya (PENS),akan mewakili Indonesia dalam ajang ABU-ROBOCON 2010 di Kairo, Mesir. Semangat!!! Dalam kategori ini juga ditetapkan juara harapan, yaitu Paraikatte (Universitas Hasanuddin), robot dengan Strategi Terbaik : Mio_rEi (PENS), dan robot dengan desain terbaik : GARUDA (UGM).

Itulah hasil pertandingan KRI. Oke kita lanjut ke pertandingan KRCI dan KRSI. Untuk dua kategori ini saya tidak begitu menyimak, jadi hanya sebatas komentar saja.

KRCI Beroda

Dalam kontes ini, robot harus mencari dan memadamkan api di ruang acak yang diberi rintangan polisi tidur, cermin, peredam suara, dan furniture. Pemenangnya sbb (sumber: http://krci2010.umm.ac.id/home.php?c=980127&lang=id)

Juara 1 : IRONFIRE (UGM)

Juara 2 : HI-101 (PENS)

Juara 3 : SILIWANGI POLBAN (Poltek Negeri Bandung)

KRCI Berkaki

Pemenangnya:

Juara 1 : ASA (Institut Teknologi Bandung)

Juara 2 : GRAFIKA 02 (GRAFIKA 02)

Juara 3 : RATATOUILLE (Universitas Indonesia)

Ada pula penghargaan khusus untuk KRCI:

Desain terbaik : KUSUMAYUDHA (Politeknik Negeri Bandung)
Innovasi terbaik : GHEN J LAND (Universitas Bhayangkara)

Berdasarkan pengamatan saya sendiri, yang menarik adalah robotnya ITS yang bisa berjalan cepat, dan robotnya ITB yang berpenampilan menarik. KRCI berkaki lucu banget, soalnya kalau berjalan mirip sama pong-pong-an, sampai-sampai adekku mengatakan “aku pengen makani (aku ingin ngasih makan (robotnya-pen)…)”😀

KRCI Battle

Ini robot yang maen sepak bola ala robot. Mereka berlomba memasukkan bola ping pong dan bola tenis ke gawang. Robotnya lucu-lucu,, ada yang bingung, muter-muter, bola sudah di depannya masih mikiir…mikir lagi…trus eh ditinggal…xixixi

Ini dia pemenangnya:

Juara 1 : ABENQ2_PNB (Poltek Bengkalis)
Juara 2 : L-F17 (PENS)
Juara 3 : R2C_Battle (Univ. Kristen Satya Wacana Salatiga)
Harapan : DEVIA (STMIK Asia Malang)
Innovasi Terbaik : Al Aadiyat (Universitas Negeri Yogyakarta)
Desain Terbaik : DU99-V2 (Unikom Bandung)

KRSI

KRSI ini juga lumayan seru, lihat robot-robot menari Pendhet. Yang paling rame adalah ketika penampilan el-Hawa (Universitas Brawijaya). Banyak yang tertawa melihat robot unik satu ini, karena…robot ini pantatnya besar dan bergerak-gerak. Di surat kabar Radar Malang disebutkan robot ini ‘ngebor’. hehehe. Robot-robot KRSI berlomba menari dengan variasi gerakan bermacam-macam dan penampilannya juga lucu-lucu. Yang paling menarik dari gerakannya yaitu pada saat robot-robot tersebut menaburkan bunga dari wadah yang dibawa di tangan kiri.

Pemenangnya:

Juara 1 : PUTU AYU (PENS)
Juara 2 : DEWI (Universitas Surabaya)
Juara 3 : EL HAWA (Univ. Brawijaya Malang)
Harapan : ROSENIKA (Univ. Bhayangkara Surabaya)
Artistik Terbaik : Ni Ketut (Univ. Muhammadiyah Yogyakarta)
Desain Terbaik : Gajah Made (UGM)

Untuk info lain yang mungkin lebih lengkap bisa dilihat disini.

PENS yang kali ini memperoleh 6 penghargaan juga dinobatkan sebagai juara umum serta berhasil mempertahankan piala Sambhawana Pratimacala, yang telah digenggam PENS sejak awal pelaksanaan kontes ini di Indonesia.