Rutinitas sebagai istri yang bertanggungjawab terhadap pekerjaan rumah memang seringkali membuat penat, bosan, dan frustasi. Saya pun sering begitu. Namun hal itu hanya akan terjadi jika kita lupa akan makna dan hikmah dibalik pengorbanan yg dilakukan itu. Dan memang sayangnya kita lebih sering lupanya daripada ingatnya.

Alhamdulillah, saya dipertemukan dengan buku berjudul “Manajemen Istri Sholihah”. Di dalamnya, kita diingatkan akan beberapa hal penting dan berharga yang sering kita lupa. Coba Anda simak beberapa point penting ini:

  1. Rumah, dengan semua yang ada di dalamnya, dan waktu yang kita habiskan di dalamnya, semuanya Adalah milik Alloh swt. Maka dari itu, kita harus benar-benar waspada senantiasa dalam lingkup taat kepadaNya.
  2. Kita mengerjakan tugas-tugas rumah dilandaskan atas perintah Al-Qur’an dan Sunnah Rosululloh sas. Dengan demikian, sebagai seorang istri, tugas-tugas seorang istri sudah kita penuhi dan sebagai seorang ibu tugas-tugas keibuan kita juga telah kita laksanakan.
  3. Hendaknya kita senantiasa menghadirkan niat baik kita di setiap aktivitas rumah kita, sehingga kita akan mendapatkan pahala dari Alloh swt. karena “Sesungguhnya amal-amal itu tergantung dari niat. Dan setiap orang akan mendapatkan balasan sesuai dengan apa yang ia niatkan.” (HR. Bukhori)
  4. Segala kerja keras yang kita curahkan untuk menyelesaikan tugas rumah kita, adalah sebagai bentuk pelayanan kepada hamba-hamba Alloh yang sholih. Jangan lupa bahwa kesehatan dan kebugaran fisik yang kita nikmati saat ini adalah anugerah mulia dari Alloh atas usaha kita menyelesaikan tugas-tugas rumah dengan baik. Karena, balasan itu akan datang sepadan dengan jenis amal yang dilakukan seseorang. Maka, bersyukurlah kita kepada Alloh swt atas anugerah kesehatan dan kebugaran tubuh kita.
  5. Ingatlah selalu akan surga Alloh. Segala sesuatu yang ada di dalamnya sangatlah indah dan sempurna. Di sana tidak ada kerja keras dan tidak ada sesuatu yang melelahkan. Kita sekarang berada di dunia bekerja dengan keras dan merasa lelah. Esok kita akan berada di surga – Insya Alloh. Kita akan menjadi Ratu Surga yang cantik menawan. Di sampingmu ada bidadari-bidadari yang cantik dengan mata yang bening. Mereka akan melayani segala kemauan dan permintaanmu. Kita akan merasakan kebahagiaan yang tidak terbatas. Kita akan menikmati waktu istirahatmu dengan sempurna. Kita akan berbahagia bersama suami, anak keturunan, keluarga dan semua orang yang pernah kita cintai.
  6. Ingatlah selalu, jika kita merasa jenuh dan terbebani dalam menunaikan tugas-tugas kita, betapa banyak wanita yang tidak dianugerahi Alloh seorang suami dan anak, berangan-angan seandainya ia menggantikan peran kita yang senantiasa bekerja siang dan malam? Perasaan jenuh dan lelah yang kita rasakan, justru menjadi sesuatu yang diangan-angankan oleh wanita lain. Maka berbahagialah dengan tugas yang dibebankan kepada kita. Senantiasalah kita memuji Alloh swt.
  7. Pergunakanlah potensi kekuatan kita dengan benar dan cermat. gerakkanlah seluruh organ tubuh kita untuk amal yang bermanfaat, meskipun hanya sekedar tafakkur. Misalnya, kita mendengarkan murottal Al-Qur’an di sela-sela menunaikan tugas rumah. Kita juga bisa menyibukkan lidah kita dengan dzikir kepada Alloh swt. Alloh berfirman: “Dan ketahuilah, bahwa dzikir akan membuat hati tenang“. (ar-ra’d: 28). Dengan demikian kita akan dijauhkan dari godaan syetan untuk bersantai-santai tanpa pekerjaan.
  8. Usahakanlah agar kita dapat menyelesaikan banyak tugas dalam satu waktu. Misalnya, kita masukkan pakaian kotor ke mesin cuci, sambil mendidihkan masakan di atas kompor, dan dalam satu waktu kita bisa menyapu lantai dan merapikan ruangan, tanpa melalaikan tugas-tugas yang sedang kita tinggalkan lainnya.

Itulah 8 point yang sangat ‘mengena’ bagi saya khususnya, dan mudah-mudahan juga bagi pembaca. Semoga kita menjadi lebih bersemangat dengan penuh keikhlasan melaksanakan tugas-tugas kita sebagai istri / ibu rumah tangga dengan baik, sehingga kita akan mendapatkan ridho Alloh swt dan kelak akan dimasukkan ke dalam surgaNya dengan segala kenikmatannya, tanpa lelah, penat,payah, namun hanya ada kesenangan dan kenikmatan. Allohumma amiin.